PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
NeuropsikologiNeurologi

arteriovenous malformation (AVM)

arteriovenous malformation (AVM)

Ringkasan Singkat

Kekusutan abnormal pembuluh darah bawaan yang menghubungkan arteri dan vena secara langsung tanpa melalui kapiler.

Arteriovenous Malformation (AVM) adalah kelainan pembuluh darah bawaan yang jarang terjadi, di mana terjadi hubungan langsung yang abnormal antara arteri dan vena. Karena tidak adanya jaringan kapiler yang biasanya berfungsi memperlambat aliran darah dan mendistribusikan oksigen, darah mengalir dengan tekanan tinggi langsung ke vena, yang dapat menyebabkan pembuluh tersebut membengkak atau pecah. Ketika AVM terjadi di otak atau sumsum tulang belakang, hal ini dapat menyebabkan perdarahan serebral, kejang, atau kerusakan saraf permanen.

Gejala neurologis yang muncul sangat bervariasi tergantung lokasi malformasi, mulai dari sakit kepala hebat hingga kesulitan berbicara atau gangguan kognitif. Dalam psikologi klinis, pasien dengan AVM memerlukan dukungan rehabilitasi saraf yang intensif jika malformasi tersebut menyebabkan kerusakan otak fungsional.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • National Institute of Neurological Disorders and Stroke (NINDS).
  • APA Dictionary of Psychology
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback